Prinsip-Prinsip Imam Asy-Syafi’i Dalam Beragama : Prinsip Kelima
Mei 6, 2011
PRINSIP KELIMA
Melarang Fanatik dan Takqlid Buta
Fanatik atau dalam bahasa arabnya disebut dengan “Ta’ashub” adalah anggapan yang diiringi sikap yang paling benar dan membelanya dengan membabi buta. Benar dan salahnya, wala’ (loyalitas) dan bara’ (benci)-nya diukur dan didasarkan keperpihakan pada golongan. Fanatik ini bisa terjadi antar kelompok, organisasi, dan madzhab, individu, negara dan sebagainya.
Adapun taklid adalah mengikuti pendapat orang lain tanpa mengetahui dasar dalil atau hujjahnya.[1] Allah telah mencela sikap taklid dalam banyak ayatNya, di antaranya: